Aspirasi Warga Kampung Bulang ke Soerya Respationo: Minta Balai Pertemuan

Soerya Respationo saat memaparkan berbagai program prioritas SInergi untuk pemilihan ekonomi

Kehadiran Calon Gubernur Kepri pasangan nomor urut 1 (satu) terus mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kota Tanjungpinang. Warga Kampung Bulang menyambut dengan tabuhan kompang.

DR H Muhamad Soerya Respationo yang tiba di lokasi bersama Lis Darmansyah dan rombongan lainnya, Jumat (9/10/20).

Tokoh masyarakat setempat, Irwansyah, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Soerya Respationo untuk menjalin silahturahmi persaudaraan bersama warga Kampung Bulang.

Mewakili warga, Irwansyah mengutarakan aspirasi dari warga Kampung Bulang bawah dan atas, yakni meminta agar wilayah Kelurahan Tanjung Unggat dan Kampun Bulang dapat terkoneksi.

“Kami harap dapat dibangun jembatan untuk menghubungkan antara Tanjung Unggat dan Kampung Bulang. Akses ini tentunya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Irwansyah.

Lanjutnya. kedua, warga berharap dapat memiliki gedung atau balai serba guna untuk kegiatan masyarakat.

“Demikianlah aspirasi ini kami sampaikan, terima kasih atas aspirasi pak Lis selama ini. Satu kebanggaan bisa bertatap muka dengan Calon Gubernur Kepri,” kata Irwansyah.

Menanggapi aspirasi warga tersebut, Lis Darmansyah mewakili Soerya Respationo, mengatakan bahwa untuk jembatan dimaksud sudah ada DED pembangunannya. Direncanakan anggaran pembangunan hampir 200 miliar.

“Memang direncanakan untuk meningkatkan akses dan ekonomi masyarakat. Dan untuk balai pertemuan, bila ada lahannya maka tidak akan sulit, kasih ke saya dan akan ditindak lanjut.” kata anggota DPRD Kepri ini.

Selanjutnya, Lis Darmansyah memperkenalkan figur dan karaktek Soerya Respationo sebagai Calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau nomor urut 1 (satu).

Diungkapkan peran Soerya Respationo saat menjabat sebagai wakil gubernur kepri, kebijakan penganggaran RTLH dari APBD Kepri sebanyak 2 kali dari APBN.

“Tidak memuji tetapi hanya ceritakan sebenarnya. Pak Soerya Respationo ini orang yang sabar dan jauh lebih sopan, dan selalu memegang teguh ucapan.” ujar Lis Darmansyah.

Lis juga menepis isu yang selama ini beredar mengenai Soerya Respationo, diantaranya terkait Islam Kejawen dan dianggap premanisme. Faktanya Soerya Respationo adalah muslim yang taat, waktu sholat dimanapun akan ditunaikan.

“Isu premanisme diarahkan kepadanya tetap saja berlaku sabar. Hal ini karena dahulunya sering memberi pekerjaan kepada preman agar tidak melakukan tindakan kriminal,” terang Lis.

Sementara isu mengenai jembatan Batam – Bintan yang merupakan idenya mantan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah, meski belum terealisasi namun masih tahap proses. Hal itu pun janji Presiden Jokowi kepada Soerya Respationo saat Kampanye Pilpres 2019.

Sumber: istimewa

Editor: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *