Mempererat Silaturahmi, Soerya Respationo Goro Bersama Warga Perumahan Cipta Asri

Share berita ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Berbagai daerah didatangi Muhammad Soerya Respationo dalam merajut silaturahmi guna menampung aspirasi masyarakat. Giliran warga Perumahan Cipta Asri, jalan trans barelang, Minggu (30/08/20) pagi, disapa oleh Bakal Calon Gubernur Provinsi Kepri itu.

Kehadiran Mantan Wakil Gubernur Provinsi Kepri disambut warga yang sedang bergotong-royong membangun pos keamanan lingkungan. Proses pembangunan masih tahapan pondasi.

Hasan, salah satu warga yang hadir mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Soerya Respationo. Kehadirannya sambil membantu guna meringankan beban warga atas pembangunan pos keamanan sangat berarti.

“Memang perkerjaan bangunan ini masih proses. Semoga kebaikan (bantuan) yang diberikan Soerya Respationo ini menjadi berkah, membuka jalan untuk kesuksesan di pilkada nanti,” ucapnya.

Hasan pun meyakini, selain ilmu dan kematangan dalam memimpin, faktor kedekatan Soerya Respationo di pemerintah pusat menjadi poin tambahan untuk perubahan dan kemajuan Kepri akan datang.

Sementara itu, setiap kunjungan untuk pererat silaturahmi, Soerya Respationo selalu menerapkan jaring aspirasi masyarakat, atau dengan istilah “belanja masalah’ dengan masyarakat.

Nantinya, seluruh aspirasi dan permasalahan akan menjadi prioritas dalam kerja nyata kepemimpinannya. Prihal itu dipastikan Soerya Respationo saat menerima amanah masyarakat Provinsi Kepri.

Soerya Respationo sendiri hadir bersama Anggota DPRD Provinsi Kepri Sugianto,SH. Bersama warga lainnya, ia menyertakan diri bersama warga bergotong royong membangun pos keamanan agar tahap dapat segera selesai.

“Dari gotong royong inilah kita dapat mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar sesama warga. Inilah yang menjadi fungsi utama dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.

Bagi sosok yang akrab dipanggil Romo ini, kegiatan dari gotong royong dapat menumbuhkan rasa kepedulian kepada sesama. Menjadi sebuah kewajiban untuk saling menolong dan menghormati, tanpa membeda-bedakan golongan.

“Jika kita mampu implementasikan ini di kehidupan sehari-hari, maka kebersamaan dan kerukunan dapat terwujud di dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Soerya Respationo.

Sumber: istimewa
Editor: redaksi


Share berita ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *