Karena Pandemi dan Revocusing Anggaran, 27 Calender Events Natuna Kemungkinan Tak Dilaksanakan

Share berita ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

(Kepala Dinas Pariwisata, Harnansyah. foto istemewa)

 

Natuna, Poroskepri.com – Karena masih pandemi covid-19 dan akibat revocusing anggaran, berakibat kepada 27 Calender Of Events Natuna tahun 2021 tak bisa dilaksanakan.

Namun kata Kepala Dinas Pariwisata Natuna, Hardiansyah kepada Poroskepri.com. Apabila angka pasien terpapar covid menurun dan masa PPKM berakhir, ada dua event diluar (27 Calender Event Natuna) kemungkinan terlaksana. Kamis (5/8/2021) di ruangan kerjanya.

“Kami pernah diundang General Maneger (GM) Lagoi, dan mereka mau mendatangkan kapal Pesiar ke Natuna,” ujarnya.

Dikatakan Hardinansyah, operatornya dari Bali sudah datang ke Natuna untuk melihat fasilitas, destinasinya dan pendukung lainya yang ada di Natuna.

“Dan disepakati beberapa alternatif lokasi diantaranya Selat Lampa dan Pulau Tiga.” Ucap Hadinansyah.

Dijelaskannya, wisatawan tersebut dijadwalkan berkumpul di antara Selat Lampa dan Pulau Tiga. Dan nanti di turunkan di Pulau Setanau, sebagian di SKPT Selat Lampa.

“Namun kita terkendala transportasi, mobil mana yang mau kita pakai, kita belum ada bus pariwisata. Karena yang datang gelombang pertama itu sebanyak 1.900 orang.” Jelasnya.

Sebetulnya kata Hardinansyah pada bulan Juni kemaren mereka harusnya sudah sampai di Natuna. Karena ada beberapa hal dan Natuna juga ditetapkan pemerintah pusat termasuk ke dalam wilayah PPKM Mikro, maka wisatawan tersebut menunda ke Natuna.

“Bulan Juni tak jadi mereka datang, Juli gitu juga, bergeser lagi. Terus Natuna masuk PPKM mikro lagi. Jadi kita tunggu saja sampai masa PPKM berakhir. Kan secara Nasional berkahir pada tanggal 9 Agustus, kalau tak diperpanjang lagi,” harapnya.

Menurutnya, angka pasien terpapar covid-19 sudah jauh menurun baik di Daerah maupun secara Nasional.

“Mereka masih ada harapan untuk bisa datang, mudahan angka pasien covid terus menurun dan PPKM berakhir. Karena orang sudah haus untuk berwisata,” ucapnya.

Selain itu Hardinansyah juga mengatakan, kedepan ada paket berburu hama hutan (babi). Dengan peserta salah satu Asosiasi dari Batam bersama Kapolda Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Ya, kita sudah konfirmasi. Nanti selain berburu babi ada juga acara pertandingan mancing dan bazar direncanakan di Pulau Tiga.” ujarnya

Jadi nantinya diacara bazar tersebut kata Hardinansyah, setiap peserta diwajibkan belanja sekian ratus ribu, supaya ekonomi masyarakat berputar. Pungkasnya.

Mon.


Share berita ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *