Masyarakat Pulau Tiga Barat Senang Listrik Terpenuhi 24 Jam

Share berita ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Masyarakat Pulau Tiga Barat merasa bersyukur atas kebutuhan listrik dicukupi dari 14 jam menjadi 24 jam. Prihal itu seiring resminya pengoperasian PLTD Tanjung Kumbik PLN ULP Natuna yang dihadiri Gubernur Kepri H. Isdianto, Ahad (23/8).

Wujudkan Natuna terang menderang adalah sebagai bukti kerja PLN untuk menerangi Indonesia mulai terlaksana.

Gubernur Kepri H. Isdianto, saat peresmian PLTD itu mengucapkan selamat kepada masyarakat. Ia juga berterimakasih kepada PLN yang telah serius mengupayakan tenaga listrik di pulau-pulau.

Beroperasinya listrik 24 jam ini, Isdianto pun berharap, ada peningkatan kreatifitas yang produktif bagi masyarakat, sehingga bisa meningkat ekonomi yang bermuara meningkatkan kesejahteraan.

“Ini hasil kerja keras teman-teman di PLN dalam melayani masyarakat. Terimakasihlah, dipenuhinya kebutuhan listrik ini semoga bisa meningkatkan produktifitas dan sejahteraan,” kata Isdianto.

Namun, Isdianto juga berharap, pasokan listrik 24 jam ini jangan hanya lancar saat diresmikan saja, setelah itu kembali ke 14 jam lagi.

“Saya harap hal ini tidak terjadilah ya. Karena saya tau pihak PLN sangat komitmen dalam hal ini,” ujarnya.

Berada di Pulau Tiga, Isdianto mengaku teringat akan janji almarhum H. M Sani yang pernah terucap akan membangun jalan pesisir di pulau ini. Dirinya akan upayakan terwujud di tahun 2021.

Sementara itu Manager PLN Tanjungpinang Suharno dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa terdapat 2.408 pulau di Kepri, dari jumlah tersebut hanya sekitar 300 pulau yang di huni.

Adapun dari pulau yang dihuni tersebut baru 72 pulau yang teraliri listrik PLN. Sedangkan yang sudah teraliri tersebut masih ada yang belum 24 jam, dan salah satunya Lulau Tiga Barat.

“Ada 4 daerah yang listriknya belum 24 jam, setelah PLTD Tanjung Kumbik ini diresmikan maka tinggal 3 pulau aja yang masih 14 jam,” kata Suharno.

Suharno juga meminta kepada masyarakar agar jangan hanya mengingat PLN disaat lampu padam saja. “Namun ketika terang dan ruangan dingin juga harus diingat,” ujarnya bercanda.

Peresmian pengoperasian listrik 24 jam di Pulau Tiga Barat ini ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Gubernur.

Sumber: humas

Editor: redaksi


Share berita ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *