Plt Gubernur Isdianto Tegaskan Program Kerja Tepat Waktu

Share berita ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri H Isdianto mengajak Kepala OPD beserta seluruh jajarannya untuk bersama-sama menyelesaikan tugas dan program kerja yang ada hingga tuntas. Mengingat tahun anggaran sudah penghujung triwulan kedua.

“Mari kita saling ingat-mengingatkan dalam bekerja, tentunya agar setiap pekerjaan yang telah digariskan berjalan dengan baik dan tuntas tepat waktu,” kata Isdianto saat memimpin rapat di kantor Gubernur, Senin (15/7/2019).

Isdianto menjelaskan bahwa SK Plt. Gubernur yang dirinya terima dari Kemendagri merupakan tugas yang tidak mudah. Maka dari itu Isdianto meminta kerjasama jajaran OPD dalam menyelesaikan setiap tugas yang telah dirancang oleh Gubernur Nurdin Basirun sebelumnya.

“Selama Nurdin Basirun menjadi Gubernur, banyak terobosan yang beliau lakukan. Apa yang sudah menjadi arahan diselesaikan sesuai target, sesuai dengan kebijakan yang telah digariskan oleh Gubernur,” lanjut Isdinato.

Terkait pembahasan APBD, Isdianto menghimbau agar dalam penyusunan, mengusulkan dan menganggarkan setiap kegiatan diteliti dengan baik. Jika tidak mampu untuk dilaksanakan agar segera melapor, nantinya menjadi pertimbangan untuk dibahas bersama.

Sementara Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah juga menghimbau kepada seluruh OPD agar roda Pemerintahan Kepri dapat berjalan dengan normal, mengingat SK Plt Gubernur telah turun. Ia pun meminta agar pelayanan berjalan baik sesuai tupoksi semestinya.

Terkait penambahan APBD 2019, Arif mengatakan bahwa telah mempersiapkan langkah-langkah agar segera dilakukan pembahasan antara OPD bersama Pelaksana Tugas Gubernur. Menurutnya jadwal telah di susun agar pembahasan dapat berjalan tepat waktu sehingga tidak terjadi keterlambatan.

Kemudian, Kepala Barenlitbang Naharuddin juga memberi penjelasan terkait APBD. Ia meminta keseriusan kepada seluruh Kepala OPD agar segera menyusun Renja tahun 2020 dan di input kedalam sistem e-planning.

“Karna kita telah menyusun time schedule yang jika kita tepat waktu dalam setiap tahapan maka resiko keterlambatan bisa kita hindari,” kata Nahar. 

Sumber: Humas

Editor: Red


Share berita ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *