Tantangan Industri di Kepri, Gubernur Ansar Ingin Sekolah Kejuruan Dikembangkan

Gubernur Ansar saat meninjau Gedung Workshop Teknik Permesinan SMKN 6 di Kabil Nongsa Batam

Share berita ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Keberadaan SMKN 6 Batam sebagai sekolah kebanggan mendapat apresiasi Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad. Sekolah yang terletak persis di tengah tengah kawasan industri Kabil itu dinilai punya prospek masa depan sangat cerah.

Keberadaannya di kawasan industri ini akan semakin mempermudah untuk wujudkan program ekosistem antara dunia industri dan sistem pendidikan.

“Inilah model pendidikan sekolah kejuruan yang kita inginkan dan akan terus kita kembangkan kedepannya,” kata Gubernur Ansar saat resmikan Gedung Workshop Teknik Permesinan SMKN 6 di Kabil Nongsa Batam, Jum’at (11/2/22).

Menurut Gubernur Ansar, Pemerintah Provinsi Kepri kedepannya memang terus mewujudkan model pendidikan kejuruan yang langsung melibatkan dukungan pihak luar dalam hal ini kawasan industri.

Dimana, lanjut Ansar, skil dan keahlian yang diajarkan kepada pelajar memang sesuai dengan kebutuhan, dan untuk menunjang industri yang ada.

Masih menurut Gubernur Ansar, kedepan juga akan terus mendorong agar setiap kawasan industri yang ada di seluruh wilayah Provinsi Kepri ada sekolah sekolah kejuruan yang memang dikerjasamakan sebagai perwujudan link and macth antara dunia pendidikan dan dunia industri.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Ansar juga berpesan, agar keberadaan gedung workshop ini benar benar dimanfaatkan secara baik, sehingga akan memberikan keuntungan bagi sekolah SMKN 6 itu sendiri.

Karena sekolah SMKN 6 bisa menjadi sekolah yang benar benar mandiri dan bisa menghasilkan profit lebih besar dari adanya kerjasama dengan industri ini.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga mengucapkan terimakasih, terutama kepada manajemen perusahaan yang ada di Kawasan Industri Kabil. Telah memberikan perhatian dan bantuan donasi luar biasa kepada sekolah SMKN 6.

“Inilah wujud dan tanggung jawab kita semua. Dimana pendidikan tidak hanya melulu tugas dan tanggung jawab pemerintah semata, tapi adalah tugas bersama semua pihak,” ujarnya.

Kesempatan ini juga diselaraskan dengan penyerahan bantuan Peralatan Pendidikan 1 Set Alat Peraga Teknik Alat Berat dari PT Citra Pembina Pengangkutan Industri ( PTCPPI), sekalian Launching Teaching Factory Teknik Kendaraan Ringan kerjasama PT Agung Toyota Batam.

Juga penandatanganan kerjasama Kelas Industri Teknik  Pengelasan yang kali ini bekerjasama dengan PT Dwi Sumber Arca Waja (DSAW).

Sumber: kominfo – Editor: red


Share berita ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published.