Kapolri dan Gubernur Kepri Tinjau Vaksinasi Massal se Indonesia Secara Virtual di Bintan

Kapolri didampingi Gubernur Ansar saat meninjau persiapan alur masuk travel bubble di Bandar Bintan Telani (BBT) Seaport, Lagoi

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad meninjau vaksinasi massal lanjutan (booster) serentak di Natra Resort, Lagoi, Bintan, Rabu (9/2/22).

Peninjauan vaksinasi ini merupakan salah satu rangkaian kerja Kapolri setibanya di Kepri. Kapolri didampingi Gubernur Ansar akan meninjau persiapan alur masuk travel bubble di Bandar Bintan Telani (BBT) Seaport, Lagoi.

Vaksinasi booster ini diselenggarakan Polri serentak di 34 Provinsi se-Indonesia. Selain meninjau langsung vaksinasi di lokasi, Kapolri didampingi Gubernur Ansar juga menyempatkan menyapa peserta vaksinasi massal se-Indonesia tersebut melalui video conference.

Dalam video conference tersebut, beberapa Polda yang berkesempatan melaporkan perkembangan vaksinasi dan kondisi Covid19 terkini menyampaikan beberapa kasus fatalitas yang terjadi di daerahnya yang sebagian besar menimpa lansia.

Untuk itu, Kapolri Listyo berpesan bahwa lansia walau sudah divaksin 2 dosis adalah kelompok yang paling rawan, tentunya perlu dilakukan langkah-langkah percepatan dengan melibatkan masyarakat langsung.

“Pelibatan masyarakat adalah untuk mengetahui saudara-saudara kita lansia yang belum dapat divaksin karena keterbatasan, untuk dilaksanakan mobilisasi kegiatan door to door” ujar Jenderal Bintang Empat ini.

Selanjutnya Jenderal Listyo menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kepri, serta seluruh Forkopimda Kepri yang menurutnya telah sukses bahu membahu melaksanakan vaksinasi di Kepri.

“Alhamdulillah laporan hari ini yang melaksanakan vaksin sudah masuk di dosis 3 (booster), tentunya ini merupakan prestasi. Untuk itu apresiasi sebesar-besarnya kepada Gubernur, Kapolda, Danrem dan seluruh stakeholder atas pencapaian ini” imbuh Jenderal Listyo.

Kemudian menurut Jenderal Listyo, perlu dilaksanakan langkah-langkah untuk menghadapi varian baru Omicron selain percepatan atau akselerasi vaksinasi.

“Lalu bagaimana mengingatkan kembali kepada masyarakat agar kembali menjaga protokol kesehatan terutama memakai masker. Karena penularan yang terjadi salah satunya karena ketidakdisiplinan memakai masker sehingga perlu disosialisasikan kembali” ungkapnya

Terakhir Jenderal Listyo menghimbau bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi, bahwa inilah saatnya. Menurutnya Pemerintah baik pusat dan daerah akan terus menyiapkan gerai-gerai vaksinasi.

“Manfaatkan gerai-gerai tersebut untuk melakukan vaksin baik yang belum maupun yang sudah 2 kali di atas enam bulan untuk booster” tutupnya.

Kegiatan juga disejalankan dengan pembagian bantuan Kapolri berupa sembako kepada peserta vaksin booster yang diprioritaskan untuk lansia ini.

Sumber: kominfo – Editor: red

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *