Bupati Natuna Resmikan Pemakaian Gedung Baru Puskemas Bunguran Tengah

Share berita ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Poroskepri.com Natuna – Bupati Natuna, Wan Siswandi meresmikan gedung Puskesmas Kecamatan Bunguran Tengah Desa Harapan Jaya, Rabu 2 Februari 2022.

Tampak hadir pada acara peresmian tersebut, Ketua TP PKK Natuna, Sekda Natuna, FKPD, OPD, Kades Se-Kecamatan Bunguran Tengah dan masyarakat.

Bupati Natuna, Wan Siswandi pada sambutannya menekankan, dengan telah diresmikannya gedung baru ini, hendaknya bisa meningkatkan semangat baru semua petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Gedung sudah baru, harusnya bisa menambah semangat baru untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, itu yang paling penting,” ucap Bupati Natuna

Dirinya berharap kepada semua pihak untuk menjaga dan memanfaatkan gedung puskesmas yang baru tersebut.

“Kepada semua pihak, terutama camat sebagai perpanjangan tangan bupati dan kepala puskesmas dari dinas Kesehatan hendaknya mengunakan Gedung ini sebaik baiknya,” ungkapnya.

Namun demikian Bupati mengakui, bahwa dengan keterbatasan anggaran, pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan perawat, bidan dan dokter se-natuna butuh proses. Dengan demikian Bupati meminta petugas Kesehatan tetap bersabar dan ikhlas dalam memberikan pelayan terbaik.

“Jangan bicara kurang atau cukup, kita bicara tanggung jawab dalam melaksanakan tugas. Harus ikhlas, kalau kita kerjakan ini dengan ikhlas maka akan menjadi nilai ibadah disisi Allah SWT, karena yang kita kerjakan itu menyelamatkan nyawa manusia,” ujar Wan Siswandi.

Dikatakannya bahwa saat ini pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten konsentrasi yang pertama pada Kesehatan, selanjutnya Pendidikan dan infrastruktur.

“80 ribu lebih warga Natuna, kesehatannya sudah dijamin BPJS. Dari 80 ribu lebih tersebut, berkisar 40 ribu lebih BPJS nya ditanggung oleh pemerintah daerah, dengan anggran lebih kurang 26 milyar. Jadi semua masyarkakat Natuna itu sudah ditanggung BPJS Kesehatan. Maknanya adalah pemerintah baik daerah sampai ke pemerintah pusat sangat konsen dalam memperhatikan Kesehatan masyarakatnya. Buktinya tanggungan pemerintah daerah itu 40 ribu lebih, sisanya tanggung jawab provinsi, pusat dan mandiri. Tapi pada prinsipnya semua sudah ditanggung oleh pemerintah,” tutupnya.***

Mon.


Share berita ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published.