Gubernur Ansar Bersama Mendagri Akan Launcing Vaksinasi Booster 13 Januari

Gubernur Ansar Ahmad menggelar rapat persiapan peluncuran vaksin booster
Share berita ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Provinsi Kepri sudah mendapat kepastian izin vaksin dosis ketiga (booster) dari Kementerian Kesehatan Indonesia. Usai menerima kabar ini, Gubernur Ansar Ahmad langsung menggelar rapat persiapan peluncuran vaksin booster di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (11/1/22).

Peluncuran vaksin booster di Kepri akan digelar di Batam pada hari Jum’at tanggal 14 Januari 2022 oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Tidak hanya di Batam, vaksinasi booster juga akan dilakukan serentak di seluruh kabupaten/kota di Kepri pada hari yang sama.

“Vaksin booster sudah boleh untuk seluruh kab/kota se Kepri, karena di Kepri capaian vaksinasi dosis 1 sudah lebih dari 70 persen dan lansia sudah lebih dari 60 persen,” ujar Gubernur Ansar.

Menurut Gubernur, sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat, vaksinasi booster akan prioritas diberikan kepada lansia dan kelompok penduduk di atas 18 tahun.

Adapun pada hari pertama peluncuran vaksin booster nanti, ditargerkan 10.000 penduduk di Kepri akan disuntik vaksin booster. Dengan rincian di kota Batam ditargetkan pada 4.250 penduduk, Kota Tanjungpinang 2.500 penduduk, Kabupaten Bintan 1.000 penduduk, Kabupaten Karimun 1.000 penduduk, Kabupaten Lingga 250 penduduk, Kabupaten Anambas 250 penduduk, dan Kabupaten Natuna 250 penduduk.

“Kita berharap dengan adanya vaksin dosis ketiga ini maka perlindungan bagi seluruh masyarakat Kepri akan semakin meningkat, terlebih untuk mengantisipasi virus Covid-19 varian baru Omicron,” kata Ansar.

Adapun ketentuan untuk vaksinasi booster, yakni dengan sasaran berusia lebih dari 18 tahun dan sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap. Atau  yang telah mendapatkan dosis 2 minimal 6 bulan sebelumnya. Dan  prioritas kepada lansia, kelompok rentan dan kelompok immunocompromised.

Sedangkan kombinasi awal/heterolog bemberiannya adalah, vaksinasi dosis 1 dan 2 jenis sinovac akan mendapat booster 1/2 dosis (0,25 ml) Pfizer. Kemudian ubtuk vaksinasi dosis 1 dan 2 jenis sinovac akan mendapat booster 1/2 dosis (0,25 ml) astrazeneca.

Sedangkan untuk  vaksinasi dosis 1 dan 2 jenis astra zeneka akan mendapat booster 1/2 dosis (0,25 ml) moderna.

Sumber: humas – Editor: redaksi


Share berita ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *