Cara Penanganan PMI di Kepri Diapresiasi Menko Marvest

Gubernur Ansar dan Menhub Budi Karya usai memimpin rapat koordinasi penanganan pemulangan PMI melalui pintu masuk di Batam
Share berita ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Menko Maritim dan Investasi (Marvest) Luhut Binsar Panjaitan memberikan apresiasi kepada Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, saat rapat koordinasi via video conference, Sabtu (18/9/21).

Apresiasi itu, merupakan upaya Ansar dalam penanganan orang yang melakukan perjalanan dari luar negeri atau Perjalanan Migran Indonesia (PMI) di Kepri. Masuknya PMI tidak menjadi cluster baru Covid-19.

Kepri sendiri merupakan bagian dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan menjadi pintu masuk dan keluar PMI.

Sebelumnya, saat  kunjungan kerja Menhub Budi Karya Sumadi, Kamis (15/09/21) lalu, menilai penanganan sudah sangat bagus. Mulai dari test PCR untuk PMI, dan penanganan terkonfirmasi atau tidak, semua dilakukan sesuai prosedur yang ditetapkan.

Khusus PMI yang (keluar-masuk) melalui Kepri, Ansar Ahmad mensupport dan mengapresiasi petugas karantina di lapangan. Hal ini mengingat petugas di lapangan adalah garda terdepan menjaga agar penyebaran Covid-19 di Kepri bisa dihentikan.

“Penanganan yang serius selalu kita lakukan agar kasus Covid-19 di Kepulauan Riau yang terus menurun tetap terjaga dan para PMI terkonfirmasi Covid tidak menimbulkan kasus baru,” ucap Gubernur.

Dalam kesempatan ini Menko Marvest Luhut Binsar Panjaitan juga mengapresiasi seluruh langkah dan kebijakan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad yang dengan kerja keras, serius dan fokus membantu pemerintah pusat dalam penanganan PMI.

Rapat ini diikuti juga oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menhub Budi Karya Sumadi dan sejumlah Gubernur di seluruh Indonesia.

Sumber: humas – editor: redaksi


Share berita ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *