Home / Pendidikan / Provinsi Kepulauan Riau

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:34 WIB

LKSN Berkebutuhan Khusus 2026 Digelar, Disdik Kepri Berharap Siswa Raih Prestasi Nasional

Panitia Pelaksana Heri Hefrizal dan Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Suhadi saat membuka kegiatan

Panitia Pelaksana Heri Hefrizal dan Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Suhadi saat membuka kegiatan

Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau menggelar kegiatan Lomba Keterampilan Siswa Nasional (LKSN) Pendidikan Khusus Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 sebagai wadah pengembangan bakat dan kreativitas peserta didik berkebutuhan khusus.

Kegiatan ini diikuti siswa SLB negeri dan swasta dari seluruh kabupaten/kota di Kepulauan Riau. Ajang tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan rasa percaya diri, kreativitas, serta semangat kompetisi sehat bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

Ketua Panitia Pelaksana, Heri Hefrizal, S. Sos. Perencana Ahli Muda Disdik Kepri, menyampaikan bahwa LKSN Pendidikan Khusus merupakan upaya untuk menggali potensi peserta didik berkebutuhan khusus di bidang keterampilan sekaligus memberikan motivasi agar mampu berprestasi hingga tingkat nasional.

“Kegiatan ini juga bertujuan memberikan pengalaman berkompetisi, membangun karakter, menumbuhkan kreativitas, serta memperkuat sikap sportivitas dan toleransi dalam keberagaman,” jelas Hefrizal, Rabu (20/05/26) lalu.

Melalui kegiatan, masih menurutnya, diharapkan peserta didik berkebutuhan khusus memiliki wadah berkreasi sesuai minat dan bakat yang dimiliki. Serta diharapkan mampu meningkatkan percaya diri dalam menampilkan kemampuan setiap siswa.

Sebelumnya, kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Suhadi, S.Sos., M.Si.

Dalam sambutannya, Suhadi memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Khususnya kepada pengawas SLB, kepala sekolah, dewan juri, guru pendamping hingga peserta didik yang mengikuti kegiatan dimaksud.

Suhadi menegaskan bahwa LKSN Pendidikan Khusus bukan sekadar ajang perlombaan biasa, melainkan wadah bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk menunjukkan kemampuan dan potensi terbaik mereka.

“Ini bukan ajang yang biasa, namun ini adalah anak-anak berkebutuhan khusus yang memiliki kemampuan luar biasa. Semoga melalui kegiatan ini dapat melahirkan wakil-wakil terbaik dari Kepulauan Riau untuk dibawa ke tingkat nasional,” ujarnya.

Ia juga berharap seluruh rangkaian lomba dapat berjalan dengan baik dan profesional, khususnya dalam proses penilaian yang dilakukan dewan juri.

Para peserta lomba yang turut menghadiri acara pembukaan kegiatan

“Semoga kegiatan ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan para juri dapat bekerja dengan maksimal. Penilaian yang digunakan harus mengacu pada standar tingkat nasional agar LKSN berjalan dengan baik dan menghasilkan peserta terbaik,” tambahnya.

Sementara itu, seleksi LKSN Tingkat Provinsi Kepri dilaksanakan di tiga lokasi, yakni SLBN 1 Tanjungpinang, SMKN 2 Tanjungpinang, dan SMKN 3 Tanjungpinang.

Sebanyak 10 satuan pendidikan mengikuti kegiatan tersebut dengan total 58 peserta dan pendamping, terdiri dari 29 peserta didik dan 29 pendamping.

Terdapat lima cabang lomba dipertandingkan dalam kegiatan ini, yaitu;
1. Membatik
2. IT
3. Tata Busana
4. Tata Boga
5. Kriya Kayu

Cabang lomba membatik dan IT dilaksanakan di SLBN 1 Tanjungpinang. Sementara tata busana dan tata boga digelar di SMKN 2 Tanjungpinang, sedangkan kriya kayu berlangsung di SMKN 3 Tanjungpinang.

Untuk mendukung kualitas pelaksanaan dan penilaian, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau turut melibatkan sejumlah lembaga dan sekolah sebagai dewan juri, di antaranya Kanwil Kemenag Kepri, STTI Tanjungpinang, SMKN 2 Tanjungpinang, SMKN 3 Tanjungpinang, SMAN 5 Tanjungpinang, DP3AP2KB Provinsi Kepri, serta CV Karya Dupadahtu.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau berharap peserta didik berkebutuhan khusus semakin termotivasi untuk mengembangkan keterampilan yang dimiliki dan mampu mengharumkan nama Kepulauan Riau di tingkat nasional.

Turut hadir dalam kegiatan itu antara lain Pengawas SLB Dinas Pendidikan,Kepala SLBN 1 Tanjungpinang, Kepala SLBN 2 Tanjungpinang, Kepala SLB Kijang, para dewan juri, serta guru-guru SLB negeri dan swasta. (*)

Share :

Baca Juga

Kota Batam

Bupati Natuna Tiga Kali Mangkir Rapat RTRW, Marzuki Pertanyakan Komitmen Bangun Daerah

Politik

DPRD Kepri Gelar Silaturahmi Pasca Idulfitri, Perkuat Sinergi Antarlembaga

Kota Tanjungpinang

Atlet Berprestasi Tanjungpinang Tidak Diterima di Sekolah Tujuan

Kab. Anambas

Perpisahan SMP Negeri 2 Lembah Rewak: Siswa Lulus 100 Persen

Kab. Bintan

DPMPTSP Kepri Tegaskan PT ISI Belum Kantongi PPKH, Dilarang Aktivitas Tambang

Kab. Bintan

Andi Agung Nilai GASSA 2026 SMAN 1 Bintan Utara Bentuk Pengembangan Karakter

Pendidikan

Pimpin Apel Senin, Kadisdik Kepri Tekankan Disiplin dan Kekompakan Pegawai

Kota Batam

Disdik Kepri Lakukan Sinkronisasi Data Guru Lewat Aplikasi SIASN