Home / Kota Tanjungpinang

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:14 WIB

Respon Sorotan Dirjen Otonomi, Wawako Ariza Minta Dukungan Pusat Guna Peningkatan Keuangan Daerah

Drs. H. Raja Ariza, M.M  saat rapat Rembuk dan Bincang Bincang Otonomi Daerah Antar Kepala Daerah dan Kemendagri RI

Drs. H. Raja Ariza, M.M saat rapat Rembuk dan Bincang Bincang Otonomi Daerah Antar Kepala Daerah dan Kemendagri RI

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, M.M ikuti rapat Rembuk dan Bincang Bincang Otonomi Daerah Antar Kepala Daerah dan Kemendagri RI (REBOAN) bersama Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri RI, secara daring dari Ruang Rapat Engku Putri Raja Hamidah, Kantor Wali Kota, Rabu (20/5).

Direktorat Jenderal Otonomi Daerah dalam kesempatan itu mengimbau agar Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat melakukan berbagai terobosan, khususnya dalam efisiensi belanja pegawai. Laginya, potensi PAD yang selama ini belum tergarap secara maksimal diharapkan dapat kembali digali dan dikawal secara serius.

Selain itu, juga menekankan pentingnya pengamanan dan pengawasan terhadap sumber-sumber pendapatan daerah. “Optimalisasi PAD tidak hanya soal menggali potensi, tetapi juga memastikan pengamanan dan pengawasan berjalan efektif,” disampaikan dalam forum tersebut.

Sementara itu, Dirjen Keuangan Daerah menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat menganggarkan dana untuk pembayaran tunda bayar melalui APBD pada tahun berikutnya, sebagai langkah penyelesaian kewajiban keuangan daerah secara bertahap.

Menanggapi hal tersebut, Wawako Raja Ariza menegaskan bahwa salah satu solusi dalam penyelesaian tunda bayar adalah dengan mengupayakan tambahan transfer dari pemerintah pusat.

Ia juga mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam merealisasikan visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah secara maksimal.

“Visi dan misi yang telah ditetapkan tidak dapat berjalan optimal apabila tidak didukung dengan ketersediaan anggaran yang memadai. Karena itu, kami berharap adanya dukungan tambahan dari pemerintah pusat, termasuk dalam hal pengambilalihan pembiayaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja,” jelasnya.

Selain itu, masih menurut Raja, sektor retribusi parkir memiliki potensi besar untuk terus ditingkatkan melalui pengelolaan yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

“Retribusi parkir merupakan salah satu sumber PAD yang stabil. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembenahan menyeluruh agar kontribusinya terhadap pendapatan daerah semakin optimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wawako Raja memaparkan pentingnya mengukur sejauh mana kemampuan daerah dalam menjawab isu-isu strategis, khususnya terkait perkembangan perekonomian di Kota Tanjungpinang.

Ia menegaskan bahwa penguatan fiskal daerah harus berjalan seiring dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Pemerintah daerah harus mampu mengidentifikasi potensi ekonomi yang ada serta memastikan kebijakan yang diambil dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (ER)

Share :

Baca Juga

Kota Tanjungpinang

Oknum Dokter RSUD Tanjungpinang Diduga Asal Periksa: Hanya Memar, Padahal Tulang Besar Pasien Patah

Kota Tanjungpinang

Sambut HUT ke-81 RI, Imigrasi Tanjungpinang Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Ummi Al-Fitrah

Daerah

Pemko Tanjungpinang Awali Safari Ramadan 1447 H di Masjid Nurul Iman

Kota Tanjungpinang

Permata BKMT Air Raja Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H di Masjid Al Imam Pesona Asri

Hukrim

Rokok HD Non Cukai Beredar Bebas di Tanjungpinang, Pemasok Dilindungi?

Kota Tanjungpinang

Kejaksaan Tanjungpinang Sosialisasi Hukum di SMAN 2, Ingatkan Pelajar Bijak Gunakan Ponsel

Kota Tanjungpinang

Peredaran Rokok Ilegal HD di Kepri Disorot, Berharap Petugas Menindak ke Seluruh Jaringan

Kota Tanjungpinang

Keluhkan Jadwal Molor di Poli Radiologi RSUP Kepri, Pasien Malah di Usir Petugas