Home / Provinsi Kepulauan Riau

Minggu, 26 April 2026 - 15:53 WIB

Reses di Serasan, Marzuki Soroti Kuota BBM Untuk Nelayan

Reses di dapilnya, Marzuki berdialog dan menjelaskan persoalan kuota bbm untuk masyarakat nelayan

Reses di dapilnya, Marzuki berdialog dan menjelaskan persoalan kuota bbm untuk masyarakat nelayan

Reses Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau di daerah pemilihannya selalu diwarnai dengan keluhan dari konstituen. Seperti Marzuki, saat melaksanakan reses di Natuna-Anambas, serap aspirasi dari masyarakat.

Daerah yang di kunjungi, diantaranya, Pulau Serasan, tidak hanya mendengarkan aspirasi, Marzuki juga mengangkat persoalan yang sangat vital bagi nelayan. Yakni keluhan keterbatasan kuota minyak.

Setidaknya ada lima titik yang menyampaikan keluhan yang sama, yakni, Desa Batu Berian, Desa Jermalik, Arung Ayam, Desa Payak, dan Desa Pangkalan. Marzuki mendengar langsung keluhan masyarakat itu, nelayan kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk melaut.

“Kuota minyak untuk nelayan ini sangat serius. Keluhan nelayan ini berdampak langsung pada aktivitas mereka di laut,” ujar Marzuki, Sabtu (25/04/26).

Persoalan ini, lanjut Marzuki, perlu segera dicarikan solusi bersama. Menurutnya, peran pemerintah daerah (Provinsi) sangat penting untuk koordinasi dengan pemerintah pusat.

“Peran nelayan sangat vital dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan, apalagi seperti di Serasan ini,” jelas Marzuki.

Masih menurut Marzuki, selain isu BBM, ia juga tetap menyerap berbagai aspirasi pembangunan, mulai dari peningkatan jalan, jembatan, hingga drainase.

“Namun kebutuhan dasar nelayan seperti ketersediaan bahan bakar ini menjadi prioritas. Kalau minyak sulit tidak bisa melaut, tentu berdampak pada ekonomi masyarakat pesisir,” tegasnya.

Selain itu, Marzuki juga mengingatkan, prihal adanya peluang dari program pemerintah pusat seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya hal ini bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM yang berkaitan dengan nelayan.

“Seluruh aspirasi yang disampaikan d8 catat, khusus untuk kuota minyak nelayan ini akan segera ditindaklanjuti. Kita akan mngaawali melalui fungsi pengawasan dan koordinasi lintas sektor,” terang Marzuki.

Ia berharap persoalan ini bisa segera mendapat solusi, agar nelayan bisa melaut dengan lancar. Tentnya dapat meningkatkan ekonomi bagi nelayan. (*)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Pimpin Apel Senin, Kadisdik Kepri Tekankan Disiplin dan Kekompakan Pegawai

Pendidikan

SPMB Kepri 2026 Digelar Online, Ini Tahapan dan Jadwal Lengkapnya

Politik

DPRD Kepri Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Gubernur Tahun 2025

Kab. Bintan

DPMPTSP Kepri Tegaskan PT ISI Belum Kantongi PPKH, Dilarang Aktivitas Tambang

Kab. Bintan

KKP Genjot KNMP, Nelayan Kepri Disiapkan Masuk Rantai Industri Ekspor

Daerah

Rotasi & Promosi Pejabat Kepri, Ika Hasilah Dilantik Sebagai Sekretaris DPRD

Kab. Bintan

Andi Agung Nilai GASSA 2026 SMAN 1 Bintan Utara Bentuk Pengembangan Karakter

Daerah

Komisi III DPRD Kepri Tampung Aspirasi Driver Maxim, Komitmen Kawal Penyesuaian Tarif