Home / Kota Tanjungpinang / Pendidikan

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:55 WIB

Atlet Berprestasi Tanjungpinang Tidak Diterima di Sekolah Tujuan

Penghargaan dari Gubernur Ansar Ahmad yang diterima atlet muda berprestasi

Penghargaan dari Gubernur Ansar Ahmad yang diterima atlet muda berprestasi

Dua atlet berprestasi Tanjungpinang sedang berjuang membawa nama baik kota kelahirannya dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Kabupaten Karimun, harus kecewa pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Provinsi Kepri tahun 2026,

Ozil dan Ferham harus menelan pil pahit dampak dari karut marut pelaksanaan SPMB tahun 2026. Keduanya terancam tidak bisa bersekolah di SMA tujuan karena ditolak dalam proses penerimaan siswa baru.

Kondisi ini menjadi dilema besar bagi kedua atlet muda ini. Rekam jejak keduanya tidak diragukan dalam mengharumkan nama Tanjungpinang di bidang olahraga.

Keluarga atlet muda ini sangat kecewa dengan sistem seleksi yang tidak berpihak pada anak berprestasi. Sekolah yang paling dekat dengan kediaman mereka adalah SMA Negeri 4.

“Namun mereka justru tidak diterima di sana. Anak kami sudah mengangkat nama baik daerah, tapi mengapa dipersulit untuk hak dasarnya sekolah,” ujar perwakilan keluarga, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, jarak sekolah yang paling dekat itu SMA Negeri 4, hanya itu pilihan paling logis bagi kami. Kalau dipaksa sekolah di SMA Negeri 5, jaraknya sangat jauh.

“Kami mengkhawatirkan kondisi psikologis anak-anak yang masih bertanding saat ini. Mental mereka bisa goyang kalau tahu, padahal sedang berjuang di lapangan,” tambahnya.

Keluarga berharap, anak-anak yang berprestasi non-akademik mendapat perhatian pemerintah sebagai bentuk apresiasi karena telah mengorbankan waktu dan tenaga demi membawa pulang medali untuk Kepri.

Keluarga sangat berharap respon dari Gubernur Kepri Ansar Ahmad, untuk memberikan atensi dan solusi bagi nasib pendidikan kedua atlet Tanjungpinang ini. Jargon “Kepri Berprestasi” jangan hanya menjadi slogan di atas kertas, sementara atletnya sendiri terlantar dalam menempuh pendidikan.

Sayangnya, Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMA, Heru, belum dapat memberi tanggapan terkait kedua atlet yang belum terakomodir itu.

Penulis: Rudi
Editor: Manto

Share :

Baca Juga

Kota Tanjungpinang

Terkesan Bungkam, Karutan Kelas 1 Tanjungpinang Bantah Isu Jual Beli Sel Ruangan Lewat Hak Jawab

Kota Tanjungpinang

Diduga Tiket Bodong, Tim PSW Tanjungpinang Terlantar di Bandara Soatta dan Gagal Ikut Pesparawi Nasional 

Kota Batam

Dampak Asap Tebal, Pemko Batam Imbau Anak Sekolah Belajar Dering

Kota Tanjungpinang

Perdana, Paduan Suara Wanita Kota Tanjungpinang Mewakili Provinsi Kepri di Pesparawi Nasional

Kab. Anambas

Pelepasan Siswa Kelas VI, Ketua Komite SDN 004 Apresiasi Kekompakan Guru dan Orang Tua Murid

Kota Tanjungpinang

Gubernur Ansar Dampingi JAM-Intel Kejagung Jelajahi Sejarah Pulau Penyengat

Kota Tanjungpinang

Andi Cori Atensi Tambang Ilegal Pakai Alat Berat, Minta Legalkan Pasir Darat Untuk Kebutuhan Warga

Kota Batam

Disdik Kepri Lakukan Sinkronisasi Data Guru Lewat Aplikasi SIASN