Tanjungpinang — Perhelatan Sastra Raja Ali Haji (RAH Fest) 2026 secara resmi dibuka di pelataran Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (28/10/2026). Festival berskala internasional yang mempertemukan puluhan penyair dari Nusantara hingga mancanegara ini diselenggarakan sebagai wadah apresiasi sekaligus momentum memperkuat pelestarian khazanah serta tradisi sastra Melayu.
Acara pembukaan yang diprakarsai oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri tersebut ditandai dengan peluncuran buku antologi puisi bertajuk “Warkah Segala Musim”. Rangkaian festival budaya ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Oktober 2026, yang dipusatkan di tiga lokasi utama yakni Gedung Daerah, Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri, dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Herry Andrianto, S.E., M.M., menjelaskan bahwa kehadiran para sastrawan lintas negara diproyeksikan dapat memperkaya pertukaran gagasan serta memperkokoh posisi Tanjungpinang sebagai pusat peradaban dan kebudayaan Melayu. Selain parade baca puisi dan pameran rekam jejak intelektual Raja Ali Haji, RAH Fest 2026 juga diisi dengan seminar sastra dan pembacaan ikrar dalam rangka memperingati 100 Tahun Sumpah Pemuda.
Mewakili Gubernur Kepri, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Misni, menggarisbawahi bahwa Pemprov Kepri berkomitmen penuh menjadikan kebudayaan dan sastra Melayu tetap hidup serta relevan bagi generasi muda. Melalui interaksi lintas negara ini, pemikiran besar Pahlawan Nasional Raja Ali Haji diharapkan terus terawat sekaligus memperluas jangkauan apresiasi sastra Melayu di panggung internasional.***
Penulis : Dismonrahman
Edito : Edy Manto

