TANJUNGPINANG — Gelanggang Cem MMA Tanjungpinang di Jalan DI Panjaitan Km 7 mendadak heboh. Pertandingan cabang olahraga (cabor) Muaythai di dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri ke-VI, berhasil menyajikan drama kilat yang berujung
antiklimaks bagi kontingen dari Natuna.
Pertandingan panas di atas matras itu langsung mencuri perhatian penonton saat petarung andalan tuan rumah, Wawan, sedang duel dengan muaythai dari tim Natuna.
Sejak bel ronde pertama berbunyi, Wawan tampil tanpa ampun. Ia langsung mengambil alih kendali permainan dengan melancarkan agresi penuh tekanan tinggi.
Tak butuh waktu lama, pertarungan Tanjungpinang ini menunjukkan dominasinya. Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan Wawan sangat akurat dan bertenaga.
Hasilnya, atlet muaythai asal Natuna itu kehilangan keseimbangan dan tak berdaya menahan gempuran.
Melihat kondisi atlet Natuna yang sudah terdesak hebat dan tak mampu memberikan perlawanan berarti, wasit di tengah arena dengan sigap mengambil keputusan krusial.
Demi keselamatan sang atlet, wasit langsung menghentikan pertandingan (stop contest) saat ronde pertama bahkan belum usai sepenuhnya.
Kemenangan mutlak ini disambut sorai gemuruh pendukung tuan rumah yang memenuhi Cem MMA. Wawan sukses mengamankan kemenangan telak sekaligus mengirim sinyal peringatan keras kepada lawan-lawan lainnya.
Lewat kemenangan ini, tim Muaythai Tanjungpinang semakin semangat, dan siap menyapu bersih medali emas di ajang Porprov ke-VI tahun 2026.
Penulis: Yata
Editor: Manto

