ANAMBAS – Pelaku usaha pelayaran rakyat di Kabupaten Kepulauan Anambas resmi membentuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Usaha Pelayaran Rakyat Indonesia (PERLA). Kegiatan berjalan di Kedai Kopi Tiga Beradik, Jalan Ahmad Yani Laut, Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, Jumat (6/11/26).
Pembentukan DPC PERLA ini diawali lewat musyawarah, yang terdiri sekitar 19 peserta. Dimana peserta merupakan para pemilik dan operator kapal, perwakilan instansi pemerintah serta aparat terkait.
Adapun tujuan organisasi ini dibentuk, adalah sebagai wadah koordinasi dan konsolidasi sekaligus memperjuangkan kepentingan pemilik ataupun operator kapal. Khususnya untuk mendapatkan dukungan subsidi angkutan laut.
Hasil musyawarah, menetapkan Muslim sebagai Ketua DPC PERLA Anambas, didampingi Murhairi sebagai wakil ketua. Sementara Repi dipercaya sebagai sekretaris dan Jufri sebagai bendahara.
Sementara untuk Dewan Pembina (Ketua), dipercayakan kepada Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup, dan Wakil Ketua diamanahkan kepada Kepala Bidang Laut. Kemudian, Dedy Saputra menjabat sebagai sekretaris.
Plt Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas, M. Kadir, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah melakukan koordinasi dengan kementerian terkait guna memperjuangkan dukungan subsidi bagi pelaku usaha pelayaran rakyat.
“Upaya ini membutuhkan beberapa dukungan, berupa data yang lengkap dan akurat dari para pemilik maupun operator kapal,” ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut Kadir, para pelaku usaha diminta segera melengkapi data administrasi usaha, kebutuhan angkutan, serta informasi teknis kapal sebagai bahan pendukung dalam pengajuan dan pembahasan kebijakan subsidi.
“Kita berjuang bersama-sama. Apa yang menjadi kebutuhan dan bisa dibantu pemerintah daerah, tentu akan kita upayakan sesuai kemampuan dan kewenangan yang ada,” jelasnya.
Sementara itu, Dedy Syahputra selaku penghubung sekaligus penggagas pembentukan DPC PERLA, mengatakan, kehadiran organisasi ini diharapkan menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk menyatukan aspirasi dan memperkuat komunikasi dengan pemerintah.
“DPC PERLA harus mampu memperkuat posisi pelaku usaha pelayaran rakyat dalam memperjuangkan dukungan subsidi, serta mendorong pelayanan transportasi laut yang lebih baik,” katanya.
Terlebih lagi, menurut Dedy, karena transportasi laut memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat. Terutama dalam distribusi barang antarpulau di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Dalam kegiatan tersebut, hadir juga perwakilan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tarempa, perwakilan Satpolairud Polres Kepulauan Anambas, serta Kepala Unit Pengelola Transportasi Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup.
Penulis: Agus
Editor: Rudi











